sekolahbandung.com

Loading

contoh surat izin sekolah

contoh surat izin sekolah

Contoh Surat Izin Sekolah: Panduan Lengkap & Praktis

Surat izin sekolah, sebuah dokumen sederhana namun krusial, menjadi jembatan komunikasi antara orang tua/wali murid dengan pihak sekolah. Surat ini memberitahukan ketidakhadiran siswa karena alasan tertentu, memastikan absensi tercatat dengan benar dan menghindari kesalahpahaman. Memahami contoh surat izin sekolah dan cara membuatnya secara efektif sangat penting bagi setiap orang tua. Artikel ini menyediakan panduan lengkap dan praktis, dilengkapi dengan contoh-contoh yang relevan, agar Anda dapat membuat surat izin sekolah yang informatif dan profesional.

Komponen Utama Surat Izin Sekolah:

Setiap surat izin sekolah, terlepas dari alasannya, harus mencakup elemen-elemen penting berikut:

  1. Tanggal Pembuatan Surat: Letakkan tanggal di pojok kanan atas surat. Ini memberikan konteks waktu dan membantu pihak sekolah mencatat kapan surat tersebut diterima. Format tanggal yang umum digunakan adalah (Tanggal/Bulan/Tahun). Contoh: 15 Agustus 2024.

  2. Tuan/Nyonya yang terhormat: Ditujukan kepada pihak yang berwenang menerima surat izin. Biasanya, ini adalah Kepala Sekolah atau Wali Kelas. Gunakan sapaan formal seperti “Kepada Yth.” atau “Yang Terhormat Bapak/Ibu”. Contoh: Kepada Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas (Kelas X IPA 1).

  3. Salam Pembukaan: Gunakan salam pembuka yang sopan dan formal seperti “Hormat kami,”. Salam ini menunjukkan rasa hormat kepada penerima.

  4. Identitas Siswa: Informasi ini sangat penting untuk mengidentifikasi siswa yang bersangkutan. Cantumkan:

    • Nama Lengkap: Tulis nama lengkap siswa sesuai dengan akta kelahiran atau kartu pelajar.
    • Kelas: Sebutkan kelas siswa dengan jelas. Contoh: Kelas X IPA 1 atau Kelas VIII-B.
    • Nomor Induk Siswa (NIS) / Nomor Induk Siswa Nasional (NISN): Cantumkan NIS atau NISN siswa jika tersedia. Ini membantu pihak sekolah dalam pencarian data yang lebih akurat.
  5. Alasan Izin: Bagian ini merupakan inti dari surat izin. Jelaskan alasan ketidakhadiran siswa secara jelas, ringkas, dan jujur. Hindari alasan yang ambigu atau tidak masuk akal. Alasan harus spesifik dan dapat dipertanggungjawabkan. Contoh alasan:

    • Nyeri (dengan rincian lebih lanjut, jika perlu)
    • Acara Keluarga (pernikahan, pemakaman, dll.)
    • Kunjungan Dokter/Perawatan Medis
    • Keperluan Mendesak Lainnya
  6. Durasi Izin: Sebutkan tanggal berapa siswa tidak masuk sekolah. Jika lebih dari satu hari, cantumkan tanggal mulai dan tanggal berakhir izin. Contoh:

    • “Tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal 16 Agustus 2024.”
    • “Tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar mulai tanggal 16 Agustus 2024 hingga 18 Agustus 2024.”
  7. Pernyataan Tambahan (Opsional): Anda dapat menambahkan pernyataan tambahan jika diperlukan. Misalnya, jika siswa sakit, Anda dapat menyatakan bahwa siswa akan segera memeriksakan diri ke dokter. Jika siswa memiliki tugas yang tertinggal, Anda dapat menyatakan bahwa siswa akan mengejar ketertinggalan tersebut setelah kembali masuk sekolah.

  8. Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan seperti “Hormat saya,” atau “Demikian surat izin ini saya sampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.”

  9. Tanda Tangan Orang Tua/Wali Murid: Tanda tangan orang tua/wali murid merupakan bukti bahwa surat izin tersebut sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

  10. Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid: Tulis nama lengkap orang tua/wali murid di bawah tanda tangan.

Contoh Surat Izin Sekolah karena Sakit:

[Tanggal Pembuatan Surat]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Wali Kelas (Kelas VII-A)
SMP Negeri 1 Jakarta

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: VII-A NISN: [NISN Siswa]

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, [Tanggal]karena sakit. Anak saya mengalami demam dan sakit kepala.

Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan Orang Tua/Wali Murid]

[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]

Contoh Surat Izin Sekolah karena Acara Keluarga:

[Tanggal Pembuatan Surat]

Kepada Yth.
Kepala Sekolah
SMA Negeri 3 Bandung

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: XI IPS 2
NIS: [NIS Siswa]

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal 17 Agustus 2024 dan 18 Agustus 2024, karena ada acara keluarga (pernikahan saudara) di luar kota.

Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan Orang Tua/Wali Murid]

[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]

Contoh Surat Izin Sekolah karena Kunjungan Dokter:

[Tanggal Pembuatan Surat]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Wali Kelas (Kelas IX-C)
SMP Harapan Bangsa

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: IX-C
NISN: [NISN Siswa]

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari [Tanggal]karena ada janji temu dengan dokter gigi untuk perawatan rutin.

Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan Orang Tua/Wali Murid]

[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]

Tips Penting dalam Membuat Surat Izin Sekolah:

  • Gunakan Bahasa yang Formal dan Sopan: Hindari penggunaan bahasa gaul atau informal.
  • Tulis dengan Rapi dan Jelas: Pastikan tulisan Anda mudah dibaca. Jika memungkinkan, ketik surat izin.
  • Kirim Surat Izin Tepat Waktu: Idealnya, surat izin diserahkan sebelum siswa tidak masuk sekolah. Jika tidak memungkinkan, serahkan secepatnya setelah siswa kembali masuk sekolah.
  • Simpan Salinan Surat Izin: Simpan salinan izin tersebut sebagai bukti jika diperlukan di kemudian hari.
  • Komunikasikan dengan Pihak Sekolah: Jika ada hal-hal yang perlu diklarifikasi, jangan ragu untuk menghubungi wali kelas atau pihak sekolah.

Dengan memahami komponen utama, contoh-contoh surat izin sekolah, dan tips penting di atas, Anda dapat membuat surat izin sekolah yang efektif dan informatif, memastikan komunikasi yang baik dengan pihak sekolah dan menghindari kesalahpahaman terkait absensi siswa. Selalu prioritaskan kejujuran dan kejelasan dalam menyampaikan alasan ketidakhadiran siswa.